invisible hit counter

Gejala HIV Aids pada Wanita

Gejala HIV Aids pada WanitaDi sini kita akan membahas tentang gejala Hiv Aids pada wanita. Sebelum kita membahas beberapa gelaja tersebut kita bahas apa itu Hiv Aids. Hiv Aids ialah infeksi virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia sehingga tubuh manusia yang terinfeksi akan melemah dalam melawan virus ini. Hiv Aids adalah penyakit mematikan yang ditularkan dengan melalui hubungan seksual, menggunakan obat-obatan terlarang, jarum suntik bekas pakai yang terinfeksi oleh virus ini, Selain itu pemberian ASI yang terinfeksi virus bahkan anak yang terlahir dari ibu yang menderita HIV Aids akan terjangkit virus serupa. Jika adanya kontak langsung dengan hal tersebut dan orang tersebut berisiko terkena virus hiv aids. Guna meminimalisir rasa sakit berlebih, ada baiknya untuk menangani gejala HIV Aids pada wanita lebih awal. Walaupun penanganan yang sudah ada dapat memperlambat perkembangan virus lebih lanjut, namun penyakit Hiv Aids ini belum dapat benar-benar disembuhkan. Wanita yang terjangkit virus hiv aids ini berkaitan dengan penggunaan obat secara intravena dan disebabkan oleh infeksi yang didapat melalui penularan heteroseksual.

Apa Sajakah Gejala HIV Aids Pada Wanita?

Dibawah ini ada beberapa penjelasan tentang gejala hiv aids pada wanita.

  1. Gejala awal

Gelaja awal pada 0-1 bulan Akan mengalami flu sekitar seminggu jika sudah sebulan disebut infeksi HIV yang sudah akut. Serta demam, sakit kepala, nyeri pada tubuh, sakit pada tenggorokan, kelenjar jetah bening, ruam kulit dan masalah pada sisitem pencernaan. Namun gejala tersebut bias jadi karna anda menderita penyakit lain, ada baiknya konsultasikan pada dokter.

  1. Gejala berikutnya

Setelah 1-10 bulan tidak ada gejala yang ditunjukan. Dan setela tingkat gejala diatas dapat turunkan dengan mengkonsumsi obat-obatan. Meskipun demikian wanita yang sudah terkena virus ini dapat menularkan virus tersebut melalui hubungan langsung yang sudah dijelaskan diatas.

  1. Infeksi hiv aids dapat berisiko Setelah 11-13 tahun

Setelah 10 tahun pada tahap ini sudah mulai menunjukkan gejala seperti flu ringan, batuk, demam, menggigil, keringat malam, diare, kutil pada kelamin, sakit tenggorokan, mual, muntah dan insomnia, bintik-bintik putih pada mulut juga akan terlihat. Serta ketidak teraturnya menstruasi pada wanita yang terjangkit virus ini, seperti periode menstruasi yang lebih sedikit dan lebih jarang. Perubahan ini berkaitan dengan penurunnya berat badan serta kesehatan yang buruk dari wanita yang terjangkit virus ini di tahap akhir.

  1. Setelah 13 tahun

Pada tahap ini sistem kekebelan tubuh akan benar-benar melemah karena kehilangan leukosit (sel darah putih yang merupakan komponen penting dari darah dan pemain kunci dalam sistem kekebalan tubuh) yang drastis, ini adalah gejala utamanya.

Semoga Bermanfaat

Artikel Terkait