invisible hit counter

Ketahui Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil

Cara Pencegahan Anemia Pada Ibu HamilAnemia pada ibu hamil dapat diartikan sebagai kondisi ibu dengan kadar hemoglobin dibawah 11 gr% pada trimester I dan III atau kadar <10,5 gr% pada trimester II. Yang dimaksud dengan hemoglobin adalah protein yang mengandung zat besi di dalam sel darah merah yang berfungsi sebagai pengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, hemoglobin juga mengangkut karbondioksida ke paru – paru untuk dihembuskan keluar tubuh. Pada masa kehamilan, seorang wanita memang rentan akan mengalami keluhan anemia. Anemia pada ibu hamil sangatlah berbahaya sebab rendahnya kemampuan jasmani pada sel-sel tubuh tidak cukup mendapat pasokan oksigen sehingga meningkatkan frekuensi komplikasi pada kehamilan dan persalinan.

Anemia yang terjadi pada ibu hamil dapat dibedakan dalam 3 jenis anemia yaitu :

  1. Anemia defisiensi zat besi, pada anemia ini disebabkan kurangnya kandungan zat besi untuk menghasilkan hemoglobin dalam jumlah yang cukup bagi tubuh, sehingga menyebabkan darah tidak dapat membawa oksigen yang cukup ke seluruh jaringan tubuh.
  2. Anemia defisiensi folat, merupakan jenis anemia yang disebabkan kurangnya vitamin B dalam tubuh yang berfungsi untuk menghasilkan sel – sel baru termasuk sel darah merah yang sehat sehingga selama kehamilan sang ibu membutuhkan folat tambahan.
  3. Anemia defisiensi vitamin B12, ibu hamil yang mengalami anemia pada jenis ini biasanya tidak mendapatkan asupan vitamin B12 yang cukup sehingga tubuhnya tidak dapat memproduksi sel darah merah yang sehat dalam jumlah banyak.

Penyebab Anemia Pada Ibu Hamil

Ibu hamil yang mengalami anemia biasanya disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya karena pola makan yang dilakukan oleh ibu hamil itu sendiri. Biasanya ibu hamil karena mengalami mual sehingga nafsu makan menurun dan pada kondisi ini ibu hamil menjadi kekurangan nutrisi sehingga dapat mengakibatkan anemia. Selain itu anemia pada ibu hamil juga bisa disebabkan karena kurangnya asupan zat besi. Selama masa kehamilan ibu hamil memang harus memperhatikan nutrisi bagi tubuhnya, karena pada masa ini ibu hamil membutuhkan asupan zat besi yang tinggi seiring dengan pertumbuhan janin yang ada dalam kandungannya.

Dampak Anemia Pada Ibu Hamil

Anemia yang terjadi pada kehamilan trimester pertama dapat mengakibatkan abortus atau keguguran dan kelainan kongenital. Anemia yang terjadi pada kehamilan trimester kedua bisa mengakibatkan bayi lahir premature, gangguan pertumbuhan janin dalam rahim, gestosis dan mudah terkena infeksi. Berat badan bayi saat lahir rendah, IQ menjadi rendah, dekompensasi kordis hingga kematian pada ibu saat persalinan.

Gejala Anemia Pada Ibu Hamil

Gejala anemia pada ibu hamil dapat dikenali sebagai berikut :

  • Wajah, bibir, kulit dan kuku terlihat pucat.
  • Seringkali cepat merasa lelah karena kurangnya asupan gizi yang sehingga kekebalan tubuh menjadi menurun.
  • Nafas berhembus lebih cepat dan mengeluh sesak nafas karena kurangnya oksigen dalam tubuh.
  • Jantung berdetak lebih cepat dan tidak beraturan .
  • Nafsu makan berkurang
  • Seringkali mengeluh pusing dan sakit kepala karena kurangnya oksigen yang dibawa ke seluruh jaringan tubuh.
  • Tubuh terasa lemah saat melakukan aktivitas sehari – hari.

Artikel Terkait