invisible hit counter

Anda Calon Ibu? Yuk, Simak Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil!

Anda Calon Ibu? Yuk, Simak Penyebab Kaki Bengkak Saat Hamil!Jika anda perhatikan, ternyata selama mengandung, tidak hanya perut anda saja yang akan semakin membesar, tetapi seiring bertambahnya hari anda pun semakin menyadari bahwa bagian tubuh lainnya juga membesar atau lebih tepatnya, mengalami pembengkakan, terutama di bagian kaki. Bengkak-begkak pada sekujur tubuh hamil atau yang dikenal sebagai edema dalam istilah medisnya, biasanya terjadi mulai pada minggu ke 22 hingga minggu ke 27. Edema akan menghilang dengan sendirinya begitu anda melewati masa persalinan. Akan tetapi, pada kasus-kasus tertentu, seorang ibu hamil yang sudah melahirkan pun masih dapat mengalami hal ini. Alhasil, bumil pun bertanya-tanya apa sih penyebab kaki bengkak saat hamil ini?

Bengkak-bengkak ini sebenarnya tak hanya terdapat di bagian kaki bumil saja tetapi juga dapat terjadi di bagian engkel, tangan, jari, leher, dan bahkan muka, terutama setelah minggu ke 20 masa kandungan. Namun demikian, nyaris semua bumil akan mengalami hal ini menurut klaim dari Andree Gruslin, seorang pakar dari Universitas dan Rumah Sakit Ottawa. Jadi, anda tak perlu khawatir dan panik saat mengetahui anda tak bisa lagi memakai sandal kesayangan karena ukuran kaki anda yang semakin membesar. Lebih jauh, yuk kita intip informasi mengenai edema ini!

Penyebab kaki bengkak saat hamil

Edema disebabkan oleh tubuh yang mengunci lebih banyak air selama mengandung. Tak hanya itu, adanya perubahan kimia dalam darah juga menjadi penyebabnya. Semakin membesarnya uterus yang semakin menekan vena pelvik dan vena kava pun semakin memperparah hal ini. Tekanan yang diberikan oleh bayi di dalam kandungan akan memperlambat aliran darah balik dari kaki hingga membengkak/menggelembung, dan itulah yang menjadi penyebab kaki bengkak saat hamil.

Sebaiknya, segera hubungi dokter terdekat ketika edema ini dibarengi dengan beberapa gejala lain yang tak lumrah yang mungkin menjadi indikasi adanya gangguan kesehatan yang lebih berbahaya. Misalnya saja rasa pusing yang tak jua hilang, pandangan yang semakin kabur atau semakin sensitif saat melihat cahaya (tanda-tanda penyakit tekanan darah tinggi pada ibu hamil), dan kesulitan bernafas karena dada sesak (mungkin penyakit jantung). Ya, sebagai ibu hamil, anda harus semakin sensitif untuk merasakan perubahan yang terjadi di sekujur tubuh anda demi kesehatan dan keselamatan anda sendiri dan si kecil.

Edema pada umumnya akan menghilang 24 jam setelah proses persalinan tuntas. Oleh karena itu, selama anda mengalami gejala kaki bengkak saat hamil, anda tidak usah terlalu cemas karena ini adalah suatu peristiwa yang normal. Contoh cara untuk meringankan edema ialah dengan berenang dan menghindari menyilangkan kaki. Dan salah satu hal yang patut dicermati adalah mitos tentang garam dan potasium yang ternyata tidak benar. “Anggapan bahwa garam memperparah gejala ini hanyalah sebuah mitos,” tegas Gruslin. Ia juga menekankan bahwa menambah potasium juga tidak terlalu signifikan untuk menekan gejala ini. Lalu, bagaimana anda mengatasi kaki bengkak saat hamil?

Cara mencegah kaki bengkak saat hamil di halaman berikutnya

Artikel Terkait