invisible hit counter

Ketahui Penyebab dan Hal yang Mesti Dilakukan Jika Mengalami Pendarahan Saat Hamil Muda

Anda mungkin akan langsung panik begitu mengetahui ada darah yang keluar dari vagina saat anda sedang hamil. Padahal, 1 dari 5 wanita hamil biasanya pasti akan mengalami pendarahan saat hamil muda atau di masa tiga bulan pertama. Umumnya, hal ini terjadi di waktu yang sama dengan waktu haid, dan ia mungkin akan berlangsung selama beberapa jam saja atau hingga dua tiga hari. Walaupun begitu, anda juga harus mewaspadai gejala pendarahan ini dengan segera menghubungi dokter saat hal ini terjadi. Dokter kerapkali menghubungkan pendarahan sebagai tanda utama keguguran. Namun demikian, tak semua pendarahan akan berujung pada keguguran karena tanda-tanda keguguran biasanya akan dimulai dengan pendarahan yang sangat parah yang dibarengi dengan keluarnya gumpalan-gumpalan.

Tak usah khawatir jika anda mengalami pendarahan saat hamil muda. Banyak ibu yang mengalami hal serupa dan mereka tetap melahirkan bayi yang sempurna. Meski pendarahan ini biasanya akan berhenti sendiri, tetapi anda sebaiknya berkonsultasi dengan pakar untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi. Mereka mungkin akan menyarankan anda untuk menjalani scan ultrasound guna memastikan bahwa janin anda baik-baik saja. Nah, untuk memberi penjelasan yang lebih mendalam tentang hal ini, langsung saja kita simak ulasan berikutnya!

Penyebab umum pendarahan saat hamil muda

Sayangnya, pendarahan saat hamil muda kerapkali menjadi indikasi terjadinya keguguran dan hamil anggur. Namun, dalam kedua kasus tersebut, peristiwa ini akan dibarengi dengan nyeri dan keram di bagian perut dan pinggul. Waktunya sendiri biasanya bertepatan dengan hari kapan anda datang bulan atau menstruasi. Di bawah ini adalah beberapa penyebab umum pendarahan saat hamil muda.

  • Pendarahan Implantasi

Selama 6-12 hari pertama, anda mungkin akan mengalami pendarahan ringan setelah sel telur yang telah dibuahi mulai berkembang di organ uterus. Beberapa wanita bahkan tidak menyadari bahwa mereka positif hamil karena menganggap bahwa pendarahan implantasi ini sebagai menstruasi. Pendarahan jenis ini akan berlangsung selama beberapa jam atau hari.

  • Keguguran

Keguguran kerap terjadi selama 12 minggu awal masa kehamilan. Akibatnya, begitu seorang wanita mengalami pendarahan, maka ia pasti mengaitkannya dengan keguguran. Setengah dari mereka yang mengalami pendarahan memang berujung pada keguguran, tetapi bukan berarti bahwa peristiwa ini selalu akan membuat anda keguguran karena ia akan diiringi dengan gejala lainnya, semisal rasa nyeri dan keram hebat di bagian perut dan pinggul, dan gumpalan-gumpalan yang keluar dari vagina, seperti yang telah dijelaskan di atas.

Artikel Terkait